malam diam-diam semakin kelam
namun sang rembulan belum jua menampakkan badan
bayang-bayang dan cinta semakin ku pendam
jarak terlalu kuasa tuk menahan
aku tersenyum dan mencoba menyuguhkan harapan
letih dan lelah merasuki sekujur badan
aku takkan berhenti ditengah jalan
taman-taman bunga nan indah menanti ditujuan
apakah malam akan menutup kantukku hanya dengan angan
aku bukan siapa dan mungkin hanya pujangga kehidupan
cinta,cita, dan kasih sayang telah menuntunku sampai membijak dalam perjalanan
sajak-sajak yang ku lampirkanpun tak begitu menggiurkan
namun aku ingin melampiaskan semua dalam bait-bait cinta dalam badan
aku masih berangan mampu tuk menaklukan tantangan
bukan belenggu yang ku takutkan
tapi kelemahan yang akan merugikan dan mengurangi kekuatan
,tambahkanlah daku kekuatan tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar